Google+ Badge

Minggu, 29 Desember 2013

NEMBAK COWOK??





Emm… pasti ada yang pro dan ada yang kontra. Kalau aku pribadi sih termasuk yang kontra. Karena menurutku, cewek itu dilahirkan untuk menentukan. Bukan untuk mengejar. Oke, cowok bisa pilih ini itu, flirting ke sana ke mari. Tapi, buat cewek, itu tabu.
Cewek itu makhluk mulia, halus, lembut. Ibaratnya berlian lah. Nah, nggak ada ceritanya cewek kejar-kejar cowok apalagi nembak cowok. Nggak pada tempatnya, gitu. Tugas kita cuma menanggapi dan kasih sinyal saja. Kasih tanda-tanda atau clue dan semacamnya. Entah dengan kalimat yang menyindir secara halus atau menunjukkan perasaan melalui perhatian. Bisa saja, kan? Kalau itu cowok nggak respon kamu, berarti dia nggak ada perasaan sama kamu.
Tapi, itu bukan berarti cewek nggak pantas dan nggak boleh mengutarakan perasaan ke cowok lho. Maksudnya gini, tahu sendiri kan kalau memendam perasaan itu rasanya sakit banget? Bikin sesak, ngapa-ngapain nggak nyaman, nggak tenang. Kalau memang suka, ya ungkapkan perasaanmu. Itu sah-sah saja kok.
TAPI, di akhir kalimat jangan pernah tanya, “Kamu mau nggak jadi cowok aku?”. No! JANGAN! Dengan kamu mengakui perasaan saja─kalau memang itu cowok suka juga sama kamupasti dia respon balik. Dia juga nggak terima kali, kalau ditembak duluan. Melukai harga dirinya, katanya. Egonya nggak terima.
Kalau ada yang kontra, ada juga yang pro dong pastinya. Kebanyakan dari mereka yang pro bilang, “Hari gini gitu, sah-sah aja buat cewek nembak cowok duluan. Daripada ditikung orang?”. Nah lo?
Iya, nggak apa-apa. CUMA, kesannya itu, kayak gimanaaa gitu. Memang sah-sah saja. Syaratnya, harus siap malu kalau ditolak. Kalau cowok mah ibaratnya dilahirkan tanpa urat malu. Sudah kodratnya mereka menembak dan ditolak.
Coba bayangkan kalau ada yang bilang, “Diih, masa cewek nembak duluan? Mana ditolak, lagi.” Malu nggak tuh?
Kalau saran saya sih, cara yang kalian gunakan itu harus dengan cara cewek. Yang lembut, pelan (nggak gedubrakan), harus tetap classy. Kasih perhatian-perhatian kecil ke cowok yang kamu suka itu. Sering muncul didekatnya atau menyapanya. Tapi jangan over. INGAT! Cewek itu wajib buat jaim.
Jangan membuat Ibu Kartini malu dengan tingkah agresif kalian yang secara terang-terangan nguber-nguber cowok. Nanti cowok itu bukannya suka sama kamu, jatuhnya malah jadi ilfil. Nggak mau, kan?
Jangan terlalu cepat menyatakan perasaan. Tunggu sampai dia kelihatan nyaman bersama kamu, atau sampai dia kasih sinyal lah. Baru deh, nyatakan. TAPI, menyatakannya jangan menggunakan cara cowok seperti yang sudah aku sebutkan diatas tadi.
Jangan bilang, “Aku udah lama suka sama kamu. Kamu mau nggak jadi pacarku?” Kesannya tuh kayak apa ya? Emm… terlalu macho gitu. Pakai kalimat yang tepat. Yang bisa menyentuh hatinya. Ajak ngobrol dulu. Bikin dia nyaman. Baru deh nyatakan.
(sebagai contoh kita pakai nama samaran yaa…)
“Abi, mungkin buat kebanyakan cewek, ini tuh konyol. Nggak masuk akal. Malu-maluin. Tapi, aku cuma mau jujur kalo aku sayang sama kamu.”
Tunggu reaksi dia. Kalau sekiranya kasih sinyal, entah senyum atau tatapan lembut, berarti dia merespon pernyataan kamu. Dia juga suka sama kamu. Dan kalau sudah begitu, dia pasti akan mengambil alih kendali. Dengan mengatakan perasaan yang sama ke kamu. Dan dia yang akan menawarkan untuk jadian. (kalau dia nggak emngambil alih, kayaknya bukan tipe-tipe cowok gentle deh. Perlu di pikir ulang tuhh…)
KALAU reaksi dia, syock mungkin, tatapan tajam (seperti mau menerkam kamu) atau datar-datar saja (tanpa ekspresi)atau bahkan ada yang marah, mungkin karena merasa harga diri dan egonya terluka gara-gara ditembak cewekbalas dengan senyum lembut. Kemudian bilang, “Aku nggak minta jawaban kamu kok. Aku cuma menyatakan. Maaf sudah membuat kamu nggak nyaman.”. Terus cabut deh dari hadapannya. (FTV banget ya? Tapi jadi cewek itu jangan terlalu gampangan lho. Terkesan murahan nanti. Ingat, jaim itu perlu dan penting!)
Kalau dibalik ekspresi nggak bersahabatnya itu ternyata dia juga suka sama kamuhanya saja dia syock karena nggak nyangka kamu nembak duluandia pasti akan nahan kamu. Dan bilang kalau dia juga suka sama kamu. Kalau dia nggak nahan kamu, nggak harus aku kasih tahu kan kesimpulannya apa?

So, ladies, mau pro atau kontra itu sah-sah saja. Itu hak kalian. Pendapat setiap orang itu kan memang berbeda. Asal kalian nggak jadi saling menjudge atau menghina saja gara-gara beda pendapat itu.  Saran aku, kalau memang mau nembak duluan gunakan cara classy ala cewek. Jangan lukai harga dirimu sendiri. Okay?
Good luck!>>>

4 komentar:

  1. Tapi Kak... kebanyakkan cowok sekarang nggak peka, kadang musti di-PEKA-in banget, ya salah satunya dengan nembak duluan. Risih sih..., tapi memang hakikat perempuan itu untuk dicinta, bukan mencinta

    @asysyifaahs

    BalasHapus
  2. Emm.. kalau aku sih ngelihat cewek yang nembak cowok duluan itu ok-ok aja kok. Cuma emang butuh nyali yang tinggi juga. Aku sih lebih suka cewek yang jinak-jinak merpati, haha.. soalnya itu bisa jadi tantangan tesendiri buat naklukin cewek kayak gitu. Itu sih pendapat pribadiku sih... beda cowok pasti beda seleranya juga kan, ya??

    @hajimemimi

    BalasHapus
  3. Kmrn nyatain suka sama cwo tp ga di respon smpe skrg hahaha ngenest...

    BalasHapus
  4. Itu dia maksudnya. Cowok, itu terlahir dengan bawaan bebal malu. Cowok ditolak itu biasa dan nggak memalukan. Tapi kalau cewek, hal itu terasa sangat memalukan. Setidaknya itu buatku, sih. Iya, egoku terlalu tinggi sih. Nggak bisa harga diri terlukai. :))

    BalasHapus